advertisement
Menelusuri Cita Rasa Nusantara: Kuliner Klaten yang Khas - Klaten adalah sebuah kabupaten di provinsi Jawa Tengah yang memiliki ibu kota dengan nama yang sama. Klaten memiliki banyak tempat untuk destinasi wisata Anda, mulai dari wisata sejarah seperti Monumen Juang 45, Menara Air Jonggrangan, atau wisata religi ke Masjid Raya Klaten, atau wisata alam ke Hutan Kota Semangkak. Selain itu, ada juga wisata kuliner Klaten yang akan menggoyang lidah Anda dengan varian sajiannya. Berikut ini beberapa pilihan kuliner di Klaten.
Sop Ayam Pak Min
Kemungkinan besar Anda sudah pernah melihat salah satu gerai penjual sop ayam ini, atau bahkan pernah makan di sini. Sop Ayam Pak Min Klaten, begitu judul di spanduk khas berwarna hijau terangnya, sudah menghiasi beberapa kota selain kota asalnya, Klaten. Gerai Sop Ayam Pak Min Klaten sudah banyak dibuka di Jabodetabek, serta beberapa kota di provinsi Jawa Tengah dan Timur. Pertama kali dibuka di Klaten, gerai ini kini sudah melegenda di Jawa selama hampir 50 tahun lamanya. Gerai sop ayam ini sudah melegenda di berbagai penjuru di Indonesia karena rasanya yang gurih dan lezat, walaupun penampilannya nampak sederhana.
Di gerai ini Anda bisa memilih menu sop ayam dengan potongan bagian ayam yang Anda sukai, mulai dari paha, dada, sayap, kulit, babat, ceker, dan lainnya. Potongan ayam kemudian disiram dengan kuah sop panas bening yang segar dan gurih. Saat pesanan Anda datang, mungkin yang Anda lihat hanya semangkuk sop hangat yang biasa saja, dengan taburan bawang goreng dan seledri, namun saat mulai makan, dijamin Anda akan tenggelam dalam cita rasa yang sederhana namun luar biasa enak. Merasakan sop ayam di sini seperti makan masakan rumahan, namun rasanya lebih dari sekedar masakan rumahan. Harga yang ditawarkan sangat bersahabat, sesuai dengan bagian ayam yang Anda pilih. Menu sop ayam ini bisa Anda santap mulai dari Rp 5,000 saja per porsi, yaitu nasi dengan suwiran ayam.
Di gerai ini Anda bisa memilih menu sop ayam dengan potongan bagian ayam yang Anda sukai, mulai dari paha, dada, sayap, kulit, babat, ceker, dan lainnya. Potongan ayam kemudian disiram dengan kuah sop panas bening yang segar dan gurih. Saat pesanan Anda datang, mungkin yang Anda lihat hanya semangkuk sop hangat yang biasa saja, dengan taburan bawang goreng dan seledri, namun saat mulai makan, dijamin Anda akan tenggelam dalam cita rasa yang sederhana namun luar biasa enak. Merasakan sop ayam di sini seperti makan masakan rumahan, namun rasanya lebih dari sekedar masakan rumahan. Harga yang ditawarkan sangat bersahabat, sesuai dengan bagian ayam yang Anda pilih. Menu sop ayam ini bisa Anda santap mulai dari Rp 5,000 saja per porsi, yaitu nasi dengan suwiran ayam.
Ayam Panggang Bu Ning
Mungkin Anda sudah sering menyantap jenis hidangan ini, namun Klaten punya kedai ayam panggang yang racikannya berbeda dengan ayam panggang biasa. Sehingga ayam panggang khas Klaten ini terkenal juga sebagai kuliner Klaten yang khas. Salah satu gerai ayam panggang di Klaten ini terletak di perempatan antara Jalan D.I. Pandjaitan dan Jalan Suryodiningratan. Ayam panggang yang dijual di sini menggunakan resep khusus sehingga menghasilkan rasa yang unik dan lezat.
Ayam panggang yang disajikan di sini ditusuk menggunakan semacam tusuk sate namun pipih dan lebih lebar, sehingga Anda bisa menyantapnya seperti memakan sate. Seporsi ayam panggang di sini dipadukan dengan bumbu areh manis yang menyatu gurih, pedas dan manis. Disajikan juga lalapan yang semakin melengkapi sajian ayam panggang ini. Gerai ayam panggang ini tidak menyediakan ruang untuk makan di tempat, sehingga Anda harus membawa pulang atau takeaway jika ingin mencicipi ayam panggang ini.
Ayam panggang yang disajikan di sini ditusuk menggunakan semacam tusuk sate namun pipih dan lebih lebar, sehingga Anda bisa menyantapnya seperti memakan sate. Seporsi ayam panggang di sini dipadukan dengan bumbu areh manis yang menyatu gurih, pedas dan manis. Disajikan juga lalapan yang semakin melengkapi sajian ayam panggang ini. Gerai ayam panggang ini tidak menyediakan ruang untuk makan di tempat, sehingga Anda harus membawa pulang atau takeaway jika ingin mencicipi ayam panggang ini.
Keripik Ceker
Ew, mungkin Anda sedikit malas mendengarnya. Bagi sebagian orang, ceker identik dengan kesan kotor karena ayam yang gemar mengais sampah atau tanah menggunakan ceker. Namun bagi sebagian orang, ceker adalah sajian yang bisa diolah dengan berbagai cara dan sangat digemari. Dan bagi segelintir orang, ceker adalah sumber penghidupan, khususnya bagi warga Klaten yang kotanya khas dengan oleh-oleh keripik ceker.
Keripik ceker bukan terbuat dari ceker secara utuh lho, dan tentunya sudah melewati berbagai proses yang membuatnya menjadi higienis, jadi Anda yang tidak menyukai ceker utuh bisa tetap mencicipi kuliner Klaten khas ini. Keripik ceker terbuat dari lapisan pertama pada ceker ayam yang sudah dibersihkan, diberi berbagai bumbu, lalu digoreng hingga kering dan garing. Keripik ini sangat renyah dan gurih, dan Anda bisa menyantapnya untuk camilan, bahkan untuk makan ditemani sepiring nasi hangat.
Keripik ceker bukan terbuat dari ceker secara utuh lho, dan tentunya sudah melewati berbagai proses yang membuatnya menjadi higienis, jadi Anda yang tidak menyukai ceker utuh bisa tetap mencicipi kuliner Klaten khas ini. Keripik ceker terbuat dari lapisan pertama pada ceker ayam yang sudah dibersihkan, diberi berbagai bumbu, lalu digoreng hingga kering dan garing. Keripik ini sangat renyah dan gurih, dan Anda bisa menyantapnya untuk camilan, bahkan untuk makan ditemani sepiring nasi hangat.
advertisement
Tag :
wisata kuliner

0 Komentar untuk "Menelusuri Cita Rasa Nusantara: Kuliner Klaten yang Khas"